•  | 
  • 206
  •  | 
  • 29 September 2017

Astaga! Raisa Sumbangkan Ginjalnya untuk Selena Gomez


Penyanyi Selena Gomezmembuat pernyataan mengejutkan. Mantan kekasih Justin Bieber itu mengaku telah menjalani transplantasi ginjal.

Selena berbagi cerita melalui akun Instagram pribadinya. Bahkan dia juga mengunggah foto terbaring di rumah sakit saat akan melakukan operasi.

Dia tak sendiri, ada sahabat baiknya bernama Francia Raisa yang menyumbangkan ginjal untuknya.

Dalam tulisan panjangnya, dia mengungkap alasan absen di sepanjang musim panas di samping foto Selena memperlihatkan bekas luka operasi di area perut. “I’m very aware some of my fans had noticed I was laying low for part of the summer and questioning why I wasn’t promoting my new music, which I was extremely proud of. So I found out I needed to get a kidney transplant due to my Lupus and was recovering. It was what I needed to do for my overall health,” tulis Selena mengawali curhatnya. “I honestly look forward to sharing with you, soon my journey through these past several months as I have always wanted to do with you. Until then I want to publicly thank my family and incredible team of doctors for everything they have done for me prior to and post-surgery," Lanjutnya.

Kemudian Selena juga mengucapkan terima kasih pada sahabatnya, Raisa yang telah mendonorkan ginjal untuknya. "And finally, there aren’t words to describe how I can possibly thank my beautiful friend Francia Raisa. She gave me the ultimate gift and sacrifice by donating her kidney to me. I am incredibly blessed. I love you so much sis. Lupus continues to be very misunderstood but progress is being made,” ungkapnya.

Selena Gomez pertama kali membuka dirinya mengidap Lupus pada tahun 2015. Lalu pada tahun 2016, ia dipaksa untuk beristirahat dari pusat perhatian setelah menderita kecemasan, serangan panik dan depresi, yang berasal dari penyakit ini.

Lupus adalah penyakit auto-imun kronis dengan gejala meliputi nyeri pada tubuh, demam dan kelelahan ekstrem. Hal ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan jantung.

Konten Lainnya